Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
WAHYUNI, FARIDA HANI SRI
Samin, Rumzi
Subiyakto, Rudi
Subject
350 Public Administration/Administrasi Negara
Datestamp
2023-08-14 07:04:34
Abstract :
Stunting merupakan kurangnya asupan gizi dengan durasi yang cukup lama,
dimulai dari kehamilan sampai dengan 24 bulan. Prevelensi anak yang
mengalami stunting yang terdata di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk,
dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang mengalami kenaikan 1,3% pada
tahun 2020 menjadi 3,49% di tahun 2021 dan 3,91% di tahun 2022. Berdasarkan
data tersebut telihat telah terjadi peningkatan kasus stunting di Kota
Tanjungpinang. Persoalan masalah yang akan menjadi suatu fokus pembahasan
dalam penelitian ini yaitu bagaimana implementasi program penanggulangan
stunting di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Kota Tanjungpinang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terhadap
implementasi program penanggulangan stunting di Dinas Kesehatan,
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang.
Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dijelaskan dengan
menggunakan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan peneliti dalam
implementasi menggunakan teori Soren C. Winter yang meliputi indikator:
perilaku hubungan antara organisasi sudah berjalan dengan optimal dilihat dari
dimensi komitmen dan koordinasi sudah adanya kesepakatan bersama dengan
instansi terkait dan adanya koordinasi yang dilakukan dalam hal pengambilan
keputusan. Untuk indikator perilaku birokrasi level bawah sudah berjalan optimal
hal ini dapat dilihat dari sudah adanya inovasi dalam penanggulangan stunting.
Selanjutnya indikator perilaku kelompok sasaran sudah terdapat respon positif
dari masyarakat namun masih memerlukan peningkatan dalam hal partisipasi
masyarakat dalam mengikuti kegiatan. Kesimpulan dari implementasi program
penanggulangan stunting di Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang sudah berjalan
optimal. Saran untuk perbaikan yaitu lebih meningkatkan pelayanan kesehatan
serta meningkatkan pemahaman terhadap pola asuh anak.