Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
PRATAMA, HANGGARA YUDHA
Nazaki, Nazaki
Yudhanto, Satyagraha Adiputra
Subject
320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan
Datestamp
2023-08-14 07:49:10
Abstract :
Pandemi Covid-19 yang melanda dunia berdampak terhadap pelayanan
administrasi di Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kabupaten Blitar. Sebagai
respon, adanya pembatasan pelayanan, pelayanan berbasis on-line,
pemberlakuan jumlah pelayanan, serta inovasi layanan yang dilakukan dalam
rangka memberikan pelayanan publik terhadap kebutuhkan masyarakat. Selain
permasalahan di atas, beberapa dikeluhkan oleh masyarakat adalah kurang masif
nya sosialisasi dan pelayanan administrasi yang panjang dan berbelit-belit,
terutama dalam proses penerbitan akta kelahiran yang sulit diakses oleh
pengguna. Penetapan SOP pelayanan sudah ada, namun masyarakat kurang
bersabar mengikuti prosedur yang ada, sehingga kesannya pelayanan berbelitbelit. Fenomena di atas terjadi di Kabupaten Blitar, melihat dan menelaah situasi
tersebut, pelayanan administrasi kependudukan harus tetap dilakukan dan
berlangsung. Dengan mengikuti Prosedur kesehatan mendasar pada pedoman
kegiatan perkantoran dan tempat kerja yang tertuang dalam PerBup Blitar Nomor
40 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Baru Dalam Pencegahan dan
Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Tujuan penelitian ini ialah
mendiskripsikan dan menganalisis Implementasi Pelayanan Akta Kelahiran,
Implementasi Pelayanan KIA, dan Implementasi Pelayanan E-KTP Kabupaten
Blitar di masa Pandemi Covid 19. Metode penelitian adalah metode deskriptif
kualitatif dengan pengumbulan data dengan wawancara, observasi dan
dokumentasi. Hasil dari penelitian: Implementasi pelayanan Akta kelahiran masa
pademi dengan menerapkan inovasi layanan online. Implementasi pelayanan KIA
dengan menerapkan berbagai inovasi baik berbasis online dan e-mail, serta
Implementasi pelayanan E-KTP berbasis e-mail pengaju. Secara keseluruhan
pelayanan public penerbitan administrasi kependudukan berjalan dengan baik dan
optimal. Terlihat dari beberapa indikator namun perlu dioptimalisasi implementasi
pelayanan publik dilakukan dengan sistem on line, Drive Thru, Sms Whatshapp,
pengiriman e mail dan inovasi program (Jaran Ijo, Three in one, four in one).