Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
AGUSTINA, AGUSTINA
Nanik, Rahmawati
Rahma, Syafitri
Subject
361.1 Social Problems/Permasalahan Sosial, Masalah Sosial
Datestamp
2023-08-22 06:51:22
Abstract :
ABSTRAK
Setiap individu selalu membutuhkan ruang sebagai tempat bagi mereka untuk bisa saling berinteraksi dengan sesamanya. Oleh karena itu masyarakat membutuhkan ruang publik sebagai tempat bagi mereka dalam memenuhi kebutuhan hidupnya baik dari segi sosial, budaya maupun ekonomi. Seperti halnya Tanjungpinang menyediakan banyak ruang publik salah satu diantaranya yaitu Tugu Sirih. Tugu Sirih merupakan salah satu ruang publik yang bisa dinikmati secara gratis oleh masyarakat. Ada berbagai macam makanan dan hiburan permainan yang ditawarkan disana salah satunya yaitu permainan motor kecil (mocil). Mocil merupakan salah satu permainan yang biasa dimainkan oleh anak-anak namun juga bisa digunakan oleh orang dewasa. Namun keberadaan mocil yang dimainkan di area Tugu Sirih menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Masyarakat pengunjung merasa terganggu dengan suara berisik yang dihasilkan dari mocil serta cara pengendaraan mocil yang sering kali kebut-kebutan membuat pengunjung merasa khawatir ketika berada di area Tugu Sirih, hal ini pun menjadi perbincangan bagi masyarakat di sosial media. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi pengunjung terhadap keberadaan mocil di Tugu Sirih kota Tanjungpinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif-kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 8 orang. Teknik penentuan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengunjung merasa terganggu dengan keberadaan mocil di Tugu Sirih. Hal ini disebabkan karena suara berisik yang dihasilkan mocil mengganggu indera pendengaran. Motor kecil dikendarai oleh anak-anak secara ugal-ugalan tanpa adanya jalur arah lintasan yang jelas. Selain itu motor kecil ini dimainkan oleh anak-anak tanpa menggunakan perlengkapan keamanan.
Kata kunci : Persepsi masyarakat, ruang publik, motor kecil