Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
AYUNI, ANGGI
Apriandi, Azwin
Putri, R. Marwita Sari
Subject
680 - 689 Manufacture of Products for Specific Uses (Produksi untuk Keperluan Khusus)
Datestamp
2024-01-23 08:45:52
Abstract :
Daun nipah (Nypa fruticans) yang berasal dari Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau diduga memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder. Senyawa-senyawa tersebut kemungkinan senyawa bioaktif yang dapat digunakan dalam bidang farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa aktif yang terkandung dalam daun nipah (Nypa fruticans) dan tingkat toksisitasnya. Sampel diekstraksi menggunakan teknik maserasi tunggal dengan pelarut metanol dan kloroform, diikuti dengan penguapan dalam oven bersuhu 50° C, dan semua perlakuan sampel diuji secara fitokimia. Uji fitokimia digunakan untuk mengidentifikasi bahan kimia aktif, yang kemudian dilanjutkan dengan uji KLT. Toksisitas terhadap larva A. salina Leach ditentukan untuk setiap ekstrak. Untuk memperkirakan nilai LC50 dari setiap ekstrak, data mortalitas A. salina Leach dievaluasi dengan menggunakan analisis probit Microsoft Excel. Hasil analisis fitokimia menunjukan bahwa ekstrak daun nipah (Nypa fruticans) pelarut metanol mengandung senyawa aktif alkaloid (wagner dan dragendroff), flavonoid, triterpenoid, saponin dan tanin. Hasil analisis fitokimia ekstrak daun nipah (Nypa fruticans) pelarut klorofom adalah flavonoid dan triterpenoid. Hasil ini diperkuat dengan KLT menggunakan eluen terbaik, untuk daun nipah ekstrak metanol pelarut metanol menghasilkan 6 spot dengan nilai Rf 0,063-0,938, daun nipah ekstrak klorofom pelarut metanol menghasilkan 15 spot dengan nilai Rf 0,025-0,963, daun nipah ekstrak metanol pelarut klorofom menghasilkan 3 spot dengan nilai Rf 0,213-0,688, daun nipah ekstrak klorofom pelarut klorofom menghasilkan 4 spot dengan nilai Rf 0,063-0,688, daun nipah ekstrak metanol pelarut klorofom:metanol menghasilkan 4 spot dengan nilai Rf 0,25-0,875, daun nipah ekstrak klorofom pelarut klorofom:metanol menghasilkan 3 spot dengan nilai Rf 0,063-0,875. Hasil uji toksisitas menunjukkan bahwa nilai LC50 pada ektstrak daun nipah (Nypa fruticans) dengan pelarut metanol sebesar 100,34 ppm. Sedangkan nilai LC50 pada ektstrak daun nipah (Nypa fruticans) dengan pelarut klorofom sebesar 481,87 ppm.