Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
ELFIZALINA, ELFIZALINA
Imam, Yudhi Prastya
Ramadhani, Setiawan
Subject
363.61 Water Supply/Persediaan Air
Datestamp
2021-07-19 07:44:44
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi PDAM Tirta Kepri dalam
Mengatasi Tingkat Kehilangan Air. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrument penelitian ini menggunakan purposive
sampling. Penelitian didasari pada indikator strategi evaluasi yang menggunakan
pendekatan manajemen strategi menurut Hadari Nawawi (2005) Terdiri dari lima
indikator yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan
(actuating), penganggaran (budgeting), dan pengawasan/kontrol (control). Kesimpulan
dari penelitian ini didapati faktor penghambat dari pelaksanaan strategi terletak pada
Faktor eksternal yaitu faktor yang mempengaruhi tingginya kebocoran air dimana faktorfaktor tersebut memberikan kontribusi pengaruh yang berbeda-beda dimulai dari
rendahnya kalibrasi meter pelanggan, rendahnya jumlah karyawan yang mendapatkan
pelatihan Serta Faktor internal biasanya ada didana itu sendiri, karena keterbatasan biaya
pada rendahnya aspek keuangan perusahaan, dan rendahnya kesehatan perusahaan, serta
rendahnya manajemen perusahaan terhadap perbaikan infrastruktur. Sedangkan faktor
pendukung berjalannya strategi yaitu tim khusus SPKA yang telah melakukan
pemantauan maka terlihat dimana titik kebocoran air sehingga pihak PDAM tidak lagi
melakukan pengecakan secara berkala yang akan memakan waktu dan hanya tinggal
melakukan perbaikan hasilnya penurunan berkurang sehingga secara keuangan perusahan
untung karena ada pemasukan dari penjualan air serta secara pelayanan PDAM
terpuaskan kepada pelanggan. Hasil dari penelitian ini peneliti melihat bahwa manajemen
sudah menerapkan strategi untuk menangani permasalahan kehilangan air, target
penurunan air dibawah 40% tercapai dan tingkat kehilangan air tahun 2018 sebesar 36%
dan akan terus di evaluasi hingga tingkat kehilangan mencapai 20 persen menurut
peraturan menteri pekerjaan umum nomor 20/PRT/M/2006.
Kata Kunci : Strategi, PDAM, Kehilangan Air