DETAIL DOCUMENT
PENGARUH METODE ABLASI DAN MUTILASI TERHADAP KINERJA PERTUMBUHAN KEPITING BAKAU (SCYLLA OLIVACEA) BERKELAMIN JANTAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
PERDIANSYAH, NANDO
Muzahar, Muzahar
Bakkara Rimandi, Okto
Subject
639.5 Culture of Crustacean/Peternakan Kepiting, Udang, Lobster 
Datestamp
2024-01-26 08:23:17 
Abstract :
Jumlah dan biomassa saat panen dalam kegiatan usaha budidaya kepiting sangat penting untuk dipertahankan. Cara untuk meningkatkan pertumbuhan bobot dan mempercepat moulting pada kepiting antara lain yaitu dengan melakuan stimulasi pada kepiting agar segera moulting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan metode stimulasi terhadap laju moulting dan pertumbuhan serta lama waktu pasca perlakuan untuk terjadinya moulting kepiting bakau dan mengetahui metode mana yang lebih efektif diterapkan untuk merangsang moulting pada juvenil kepiting bakau. Penelitian ini dilaksankan pada bulan Maret-Agustus 2023 selama 40 hari di Balai Benih Ikan Pengujan (BBI-Pengujan) Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan dan 3 ulangan individual. Hasil penelitian menunjukkan metode stimulasi yang diberikan tidak berbeda nyata terhadap laju proses moulting, pertumbuhan bobot mutlak dan waktu moulting (p>0.05). Metode pemotongan capit bagian kanan memberikan hasil persentase moulting tertinggi yaitu 100%, waktu moulting 25±1 hari, pertumbuhan bobot mutlak 73,83±0,54 gram, tingkat kelulushidupan 100%, efesiensi pemanfaatan pakan 68,40±0,34 gram dan pertumbuhan panjang karapas sebesar 1,28±0,02 cm 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji