Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
EMILLY HANIFA, RIZA
Wiwik Swastiwi, Anastasia
Wahyudi, Herry
Subject
172.4. International Relations Ethics/Etika Hubungan Internasional
Datestamp
2024-02-02 02:25:41
Abstract :
Fenomena globalisasi yang telah melanda dunia saat ini telah memberikan dampak yang cukup signifikan. adapun dampak yang terlihat memiliki sisi dengan kapasitasnya masing-masing. Salah satu contoh adalah dengan adanya konsep soft power dan multitrack diplomacy yang hadir dalam studi diplomasi. Jepang sebagai negara yang dikenal akan teknologi terbaru dan mutakhir menjadi salah satu contoh negara yang memanfaatkan fenomena globalisasi ini dengan mengaitkan keterkaitan untuk mencapai tujuan nasionalnya. Diplomasi Budaya menjadi perhatian oleh pemerintah Jepang dengan demand yang didapatkan dari sektor industri kreatif seperti video game. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Jepang memanfaatkan potensi dari soft power dan budaya populer dengan melakukan ekspansi global oleh METI dan MOFA serta kehadiran perusahaan swasta dalam sebuah program yaitu J-LOD (Japan Content Localization and Distribution), bertujuan untuk mengenalkan budaya popular Jepang dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi dewasa ini guna membangun nation branding sekaligus meningkatkan kekuatan infrastruktur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif visual etnografi. Adapun data-data dikumpulkan melalui teknik pengumpulan data observasi partisipan, snowball sampling, dan kuesioner terbuka yang kemudian ditriangulasikan menggunakan software NVivo. Teori diplomasi budaya dan konsep multitrack diplomacy no. 9 media serta konsep soft power diangkat untuk mengetahui dari pengaruh yang dibawa dari program J-LOD itu sendiri. Hasil penelitian mengungkap bahwa ketenaran dari budaya popular itu sendiri memiliki daya tarik yang dapat menarik citra positif. Melalui berbagai pendekatan dan adaptasi yang disalurkan oleh narasi penceritaan dalam video game, membuat penggemar tertarik untuk lebih dalam mengenal budaya populer Jepang yang lain seperti animasi, musik, dan film (TV series).