Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
LUMBANTOBING, EDGINA SCARICA
Suhana, Mario Putra
Kurniawati, Esty
Subject
501. Ilmu Pengetahuan Alam
Datestamp
2024-02-13 02:08:59
Abstract :
Wilayah pesisir Pulau Dompak merupakan kawasan strategis yang memiliki banyak aktivitas didalamnya seperti pembangunan yang menjadi pusat pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau. Pengembangan yang terjadi di wilayah ini seperti penambahan infrastruktur, reklamasi, dan penambangan akan berpotensi menyebabkan wilayah pesisir mengalami perubahan seperti perubahan garis dan perubahan oseanografi pantai yang dapat mempengaruhi tingkat kerentanan pantai Pemetaan kerentanan di wilayah pesisir Pulau Dompak perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi pantai serta memudahkan untuk menyoroti pengaruh kerentanan tersebut sebagai langkah dalam perlindungan dan pembangunan wilayah pantai. Salah satu metode yang paling umum dan sederhana untuk penentuan tingkat kerentanan pantai yaitu dengan metode Coastal Vulnerability Index (CVI). Metode ini digunakan dengan mengkaji aspek parameter fisik wilayah pesisir berbasis indeks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan tingkat kerentanan berdasarkan parameter fisik yang dapat mempengaruhi kerentanan dipesisir Pulau Dompak. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2023 dipesisir Pulau Dompak Kota Tanjungpinang. Alat dan bahan yang digunakan berupa perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware), data pengukuran lapangan yaitu pengamatan geomorfologi dan kemiringan pantai, sedangkan data sekunder yang diunduh berupa citra sentinel 2A, data pasang surut, serta data arah dan kecepatan angin untuk peramalan gelombang. Analisis data menggunakan DSAS untuk menganalisis perubahan garis pantai dan analisis kerentanan metode CVI. Hasil dari peneltian menunjukkan wilayah pesisir Pulau Dompak memiliki tingkat kerentanan dengan kategori rendah, walaupun terdapat skor dengan kerentanan tinggi yaitu parameter geomorfologi pantai. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pondasi untuk pengelolaan potensi kawasan pesisir dan laut serta menjadi acuan maupun referensi penelitian selanjutnya.