Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
FIDELIS APRILISNAN, GIAWA
Lily, Viruly
Aidil Fadli, Ilhamdy
Subject
020 - 029 Library and Information Science (Perpustakaan dan Ilmu Informasi)
Datestamp
2024-02-06 04:58:53
Abstract :
Alginat memiliki potensi untuk dijadikan sebagai bahan surfaktan pada pembuatan deterjen cair dan menghasilkan deterjen cair yang ramah terhadap lingkungan perairan serta tidak memberikan efek toksisitas yang berbahaya terhadap perairan. Alginat merupakan salah satu jenis hidrokoloid yang mudah larut dalam air dan juga memiliki fungsi sebagai pengental, dimana fungsi alginatini merupakan salah satu bahan utama pembuatan deterjen cair. Penelitian ini akan dilakukan dalam 4 tahapan. Tahapan pertama adalah proses pembuatan formulasi detergen cair dan analisis sifat fisikokimia, tahap kedua adalah tahap persiapan hewan uji, tahap ketiga adalah tahap uji toksisitas, tahap keempat adalah pengamatan parameter fisik dan kimiawi air yang meliputi pH, suhu, DO. Deterjen cair berbahan baku alginat ini diharapakan dapat menghasilkan deterjen yang tidak merusak lingkungan perairan dan meningkatkan pemanfaatan potensi sumber daya laut dalam bidang industri perikanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan deterjen ramah lingkungan berbahan baku algnat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rancangan acak lengkap (RAL). Kosentrasi alginat yang digunakan dalam penelitian ini adalah 0%; 0,10%;
0,30%; 0,50%; 0,70%. Berdasarkan hasil fisiko kimia deterjen cair yakni uji pH = 10,3, uji stabilitas busa = 95,4 ml-5,5 menit/0,5 menit, daya deterjensi = 3,1983 FTU dapat disimpulkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan F2=0,30%. Namun pada uji viskositas memberikan pengaruh yang berbeda (P<0,05), analisis data diperoleh berdasarkan keyakinan 95% (?=0,05). Kemudian untuk uji toksisitas memperoleh nilai LC50 = 4,73343 mg/liter. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan alginat dalam pembuatan deterjen cair
tidak toksik terhadap lingkungan perairan atau deterjen yang dihasilkan ramah lingkungan.