DETAIL DOCUMENT
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP EKTOPARASIT ZEYLANICOBDELLA SP. SECARA IN – VITRO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
SYAHRUL MAURID, RAIHAN
Wulandari, Rika
Miranti, Shavika
Subject
639.2 Commercial Fishing/Penangkapan Ikan untuk Tujuan Komersial 
Datestamp
2024-02-06 03:31:15 
Abstract :
Ikan kerapu merupakan komoditas andalan budidaya laut di Indonesia. Salah satu kendala dalam budidaya ikan kerapu di karamba jaring apung adalah infeksi lintah laut hirudinea Zeylanicobdella sp. Infeksi lintah menyebabkan pertumbuhan ikan terhambat dan bahkan tidak laku dijual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dan dosis efektifnya yang dapat mematikan lintah laut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November - Desember 2023 selama 30 hari yang berlokasi di Balai Benih Ikan (BBI) Pengujan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini mencangkup pembuatan ekstrak menggunakan pelarut etanol 96%, pengujian kandungan aktif simplisia secara kualitatif, analisis probit ekstrak terhadap hewan uji Artemia salina serta pengujian ekstrak pada lintah Zeylanicobdella sp. Dosis ekstrak bertingkat yang digunakan untuk uji LC-50 pada Artemia salina yaitu 20 ppm, 40 ppm dan 60 ppm. Sedangkan dosis untuk pengujian pada lintah Zeylanicobdella sp. yaitu 10 ppm, 20 ppm dan 30 ppm. Penentuan dosis pada lintah berdasarkan hasil nilai LC50-24. Hasil penelitian mendapatkan persentase kadar air sebesar 81,73% dan total rendemen adalah 9,25 %. Hasil uji fitokimia mendapatkan etanol 96% berhasil menarik senyawa bioaktif jenis Alkaloid, Flavonoid, Saponin dan Tanin. Nilai LC50-24 jam menunjukkan dosis ekstrak daun kelor yang mampu menyebabkan 50% kematian hewan uji sebesar 30,549 ppm dan dosis terbaik yang dapat mematikan lintah Zeylanicobdella sp. yaitu konsentrasi 30 ppm 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji