DETAIL DOCUMENT
PENGARUH METODE MUTILASI DAN ABLASI TERHADAP KINERJA PERTUMBUHAN KEPITING BAKAU (Scylla olivacea) BERKELAMIN BETINA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
LAIA, SIEDI
Subject
020 - 029 Library and Information Science (Perpustakaan dan Ilmu Informasi) 
Datestamp
2024-02-07 04:42:12 
Abstract :
SIEDI LAIA. Pengaruh Metode Mutilasi dan Ablasi terhadap Kinerja Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla olivacea) Berkelamin Betina. Dibimbing oleh MUZAHAR dan OKTO RIMANDI BAKKARA. Jumlah dan biomassa kepiting saat panen dalam kegiatan usaha budidaya kepiting sangat penting untuk diperhatikan. Salah satu cara untuk meningkatkan pertumbuhan bobot dan mempercepat moulting pada kepiting adalah dengan memberikan rangsangan pada kepiting agar moulting lebih cepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan metode stimulasi terhadap laju moulting dan pertumbuhan serta lama waktu yang diperlukan untuk terjadinya moulting kepiting bakau. Tujuan kedua adalah memahami metode mana yang lebih efektif dalam proses pergantian kulit kepiting bakau (S. olivacea). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Agustus 2023 selama 40 hari di Balai Benih Ikan Pengujan (BBI-Pengujan) Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan individual. Hasil penelitian menunjukkan metode stimulasi yang diberikan tidak berbeda nyata terhadap laju proses moulting, pertumbuhan bobot mutlak dan waktu moulting (p>0.05). Metode pemencetan capit bagian kanan memberikan hasil persentase moulting tertinggi yaitu 100%, waktu moulting 24±1 hari, pertumbuhan bobot mutlak 74,18±1,29 g, tingkat kelulushidupan 100%, efisiensi pemanfaatan pakan 66,13±1,35 g, pertumbuhan panjang karapas sebesar 1,25±0,01 cm. Kata kunci: stimulasi moulting, kepiting bakau betina, teknik budidaya kepiting. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji