Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Wilman, Denata
Inge Lengga Sari, Munthe
Asmaul, Husna
Subject
339.17 Agricultural Commodities, Agricultural Products/Komoditas Pertanian, Produksi Pertanian
Datestamp
2021-07-20 05:59:05
Abstract :
Penelian ini bertujuan untuk mengetahui analisis biaya produksi dan Break
Even Point sebagai alat perencanaan laba pada usaha nelayan dalam memproduksi
Bilis Kering di Desa pengudang. Variabel yang digunakan adalah Break Even
Point, biaya, pendapatan, dan perencanaan laba. Penelitian ini dilakukan di Desa
Pengudang Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan selama 2 bulan.
Penelitian menggunakan data primer hasil biaya Produksi Bilis kering, biaya
operasional kelong dan pendapatan penjualan Bilis kering. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif-deskriptif. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa besarnya rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan pada
bulan April 2020 oleh nelayan desa pengudang sebesar Rp.2.162.302 dan pada
bulan Mei 2020 sebesar Rp.3.191.121, dan rata-rata pendapatan yang harus
diperoleh Nelayan untuk mencapai titik impas pada bulan April 2020 adalah
sebesar Rp.824.057 dan pada bulam Mei 2020 sebesar Rp. 905.475, adapun rata?rata perencanaan laba yang dihasilkan pada Bulan April 2020 adalah sebesar
Rp.5.848.972 dan pada bulan Mei 2020 sebesar Rp.9.985.323 hasil analisa
peneliti rata-rata prosentase biaya produksi atas perencanaan laba adalah sebesar
38 persen pada bulan bulan April 2020 dan 33 persen pada bulan Mei 2020.
Adapun Faktor-faktor yang mempengaruhi meningkatnya pendapatan dan hasil
impas disebabkan karena pada bulan Mei 2020 aktivitas nelayan Kelong
meningkat secara signifikan