Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pertumbuhan
Penjualan dan Intensitas Modal terhadap Tax Avoidance dengan Leverage sebagai
variabel Intervening. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah perusahaan
manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
2014-2017. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposive
Sampling dan didapat 15 sampel yang memenuhi kriteria dari 52 perusahaan. Data ini
dianalisis menggunakan model analisis jalur (part analysis). Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa Pertumbuhan Penjualan, Intensitas Modal dan Leverage
berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Leverage mampu memediating hubungan
anatara Pertumbuhan Penjualan terhadap Tax Avoidance. Leverage mampu
memediating hubungan anatara Intensitas Modal terhadap Tax Avoidance. Hal ini
ditunjukkan dari nilai pengaruh tidak langsung variabel intensitas modal terhadap tax
avoidance melalui leverage, yaitu perkalian antara nilai standardized coefficients
Beta intensitas modal terhadap leverage dengan nilai standardized coefficients Beta
Leverage terhadap tax avoidance sebesar 0,0187 dan nilai pengaruh langsung variabel
intensitas modal terhadap tax avoidance sebesar -0,272. Maka dapat dikatakan bahwa
variabel Leverage dalam penelitian ini mampu memediating hubungan antara
Intensitas Modal terhadap Tax Avoidance.