Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
KUSUMA ASTUTI, NURUL
Wahyuni, Sri
Setiandika Igiasi, Teguh
Subject
361.1 Social Problems/Permasalahan Sosial, Masalah Sosial
Datestamp
2024-08-05 04:42:18
Abstract :
Keberadaan industri di wilayah pesisir dapat memberikan dampak positif dan negatif bagi pembangunan wilayah sekitar Perkembangan ini telah mengubah lanskap ekonomi dan sosial di wilayah tersebut, termasuk dampaknya terhadap mata pencaharian tradisional seperti nelayan. Sebelum era industri, nelayan di Bengkong Laut mengandalkan sumber daya alam laut sebagai sumber utama penghasilan mereka. Namun, dengan adanya pembangunan industri dan meningkatnya aktivitas pelayaran di wilayah pesisir, lingkungan hidup laut dan pola migrasi ikan dapat terganggu. Pendekatan yang digunakan penelitian yaitu kualitatif deskriptif untuk menggambarkan fenomena atau situasi yang diamati dengan detail dan mendalam. Pendekatan ini bertujuan untuk menyelidiki serta memberikan gambaran yang komprehensif mengenai suatu masalah atau topik tertentu, tanpa melakukan manipulasi terhadap variabel-variabel yang diteliti. Informan dalam penelitian ini yaitu nelayan yang berada di daerah bengkong laut. Teori yang digunakan yaitu menggunakan survival strategi ekonomi dengan prespektif etika subsisten James Scott. Konsep ini dijelaskan sebagai strategi bertahan hidup dalam kondisi minimal dengan mengdepankan prinsip "dahulukan selamat'. Hasil dari penelitian ini adalah berbagai bentuk diversifikasi ekonomi yang dilakukan oleh nelayan termasuk usaha kuliner, usaha warung kelontong, buruh laundry, dan kuli bangunan, hal ini yang dilakukan oleh nelayan sebagai dampak pembangunan industri galangan kapal yang mencerminkan adaptasi mereka terhadap perubahan lingkungan ekonomi lokal.