Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
NADIA, NADIA
Kurnianingsih, Fitri
Setiawan, Ramadhani
Subject
350 Public Administration/Administrasi Negara
Datestamp
2024-08-06 01:23:36
Abstract :
Program Indonesia Pintar merupakan upaya dalam Meningkatkan angka partisipasi sekolah. Tujuan dari program ini adalah untuk mengatasi kesenjangan pendidikan dan mengurangi kemiskinan dengan memberikan bantuan uang tunai kepada siswa yang memenuhi persyaratan program tersebut. Pelaksanaan kebijakan Program Indonesia Pintar BPK menyatakan bahwa dana kompensasi PIP sebesar Rp. 2,68 triliun yang diberikan kepada 5.364.986 peserta didik tidak memenuhi sasaran. Kota Tanjungpinang merupakan kota yang memiliki jumlah penyaluran PIP terbanyak di tahun 2022 berdasarkan Puslapdik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Program Indonesia Pintar di Kota Tanjungpinang Tingkat SMA pada Sekolah SMAN 4 Tanjungpinang. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini sebanyak 6 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi serta teknik Triangulasi. Hasil penelitian menemukan bahwa pada indikator komunikasi, terdapat komunikasi yang baik antara berbagai pihak terlibat, seperti Dinas Pendidikan Provinsi, sekolah, dan siswa di SMAN 4 Tanjungpinang. pada indikator sumberdaya Pentingnya peran serta Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau dalam implementasi PIP di Kota Tanjungpinang, kolaborasi yang baik antara Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah memastikan pemantauan dan penyaluran dana dengan tepat waktu. pada indikator disposisi, terdapat sikap yang bertanggung jawab, adil, dan responsif dari para pelaksana kebijakan, baik dari Dinas Pendidikan Provinsi maupun pihak sekolah. pada indikator struktur birokrasi, terdapat SOP dan sudah terorganisir dengan baik dalam implementasi PIP di sekolah. Saran yang
diberikan untuk pelaksanaan PIP kedepannya diharapakan dapat meningkatkan sosialisasi secara berkala, dapat melakukan penyesuaian kuota dengan kebutuhan daerah, dapat meningkatkan pengawasan penggunaan dana, dan diharapkan dapat dilakukan evaluasi secara berkala terhadap implementasi program untuk memastikan efektivitasnya