DETAIL DOCUMENT
RANCANG BANGUN MONITORING SUHU RADIATOR DAN MEMBERIKAN SUARA PERINGATAN SAAT SUHU MELEBIHI BATAS NORMAL PADA MOTOR YAMAHA VIXION
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
KOPONG, MARIANUS
Suhendra, Tonny
Refly, Septia Refly
Subject
623.8 Nautical Engineering and Seamanship/Teknik Perkapalan, Teknik Nautika dan Ilmu Angkatan laut 
Datestamp
2024-08-05 02:01:49 
Abstract :
Motor Yamaha Vixion merupakan kendaraan yang memiliki mesin berkapasitas 150cc, dan memiliki sekitar 7500 - 8500rpm. Pembakaran yang besar juga pastinya menghasilkan panas yang tinggi. Maka dalam penelitian ini akan merancang sebuah alat untuk memantau suhu radiator. Selain itu saat suhu radiator mencapai 80oC maka Buzzer akan berbunyi, kemudian mati saat suhu mencapai 81oC dan seterusnya, pada suhu mencapai 80oC LCD akan menaplikan kalimat peringatan, kemudian jika suhu sudah mencapai 95oC dan seterusnya maka Buzzer akan berbunyi kembali, dan LCD juga akan menampilkan kalimat untuk mematikan mesin. Kalimat tersebut akan ditampilkan sampai suhu kembali kurang dari 95oC. Masing-masing suhu awal saat pengujian ialah pertama 32,17oC, kedua 35,72oC, dan ketiga 33.18oC. data suhu dalam ketiga pengujian suhu hampir sama, namun pada pengujian kedua saat pengujian baru berjalan sekitar 36 menit suhu naik sampai 95,16oC dikarenakan jalur yang dilalui banyak tanjakan. Dalam setiap pengujian tepatnya pada saat 80oC suhu air radiator menjadi tidak stabil, hal ini dikarenakan pada saat suhu mesin mencapai 80oC maka Thermostat akan terbuka, pompa dan kipas akan bekerja. Disaat Thermostat baru terbuka maka panas air radiator belum merata antara air yang sebelumnya berada dalam tampungan dan yang berada pada mesin. Dalam tiga kali uji lapangan yang dilakukan pada penelitian ini dapat diketahui bahwa dari suhu awal sampai 80oC hanya dalam 4 sampai 6 menit saja, kemudian dari 80oC sampai 95oC ialah 51-56 menit, ini menandakan bahwa jika berkendara dalam kecepatan tinggi menggunakan motor Yamaha Vixion seperti yang dilakukan pada penelitian ini tidak boleh terlalu lama. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji