DETAIL DOCUMENT
ANALISIS FITOKIMIA DAN UJI TOKSISITAS EKSTRAK DAUN MANGROVE (Rhizophora apiculata) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
AMALIA, NUR RISQI
Apriandi, Azwin
Ilhamdy, Aidil Fadli
Subject
660 - 669 Chemical Engineering and Related Technologies (Teknologi Kimia dan Ilmu yang Berkaitan) 
Datestamp
2024-08-06 06:56:55 
Abstract :
Rhizophora apiculata merupakan salah satu spesies mangrove yang menjadi potensi kemaritiman di Provinsi Kepulauan Riau. Pada penelitian ini menggunakan daun mangrove R. apiculata dari Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder ekstrak daun mangrove R. apiculata dan dilanjutkan dengan pemisahan senyawa menggunakan KLT, serta uji toksisitas terhadap larva A. salina Leach. Metode penelitian meliputi pengambilan dan preparasi sampel, ekstraksi, uji fitokimia, pemisahan senyawa ekstrak dengan KLT, dan uji toksisitas dengan BSLT. Data kematian A. salina Leach dianalisis menggunakan analisa probit dengan menentukan nilai LC50 tiap-tiap ekstrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji fitokimia ekstrak DMM mengandung flavonoid, saponin, tanin, dan steroid, ekstrak DTM mengandung alkaloid wagner, saponin, tanin, dan steroid, ekstrak DMK mengandung alkaloid dragendorff, serta ekstrak DTK mengandung alkaloid dragendorff dan steroid. Hasil analisis fitokimia diperkuat dengan KLT, ekstrak DMMA menghasilkan 3 spot dengan nilai Rf 0,138-0,400, ekstrak DTMA menghasilkan 2 spot dengan nilai Rf 0,263-0,350, ekstrak DMKA menghasilkan 2 spot dengan nilai Rf 0,787-0,913, ekstrak DTKA menghasilkan 3 spot dengan nilai Rf 0,800-0,900, ekstrak DMMB menghasilkan 4 spot dengan nilai Rf 0,025-0,988, ekstrak DTMB menghasilkan 1 spot dengan nilai Rf 0,013, ekstrak DMKB menghasilkan 10 spot dengan nilai Rf 0,025-0,925, ekstrak DTKB menghasilkan 9 spot dengan nilai Rf 0,025-0,938, ekstrak DMMC menghasilkan 2 spot dengan nilai Rf 0,200-0,975, ekstrak DTMC menghasilkan 2 spot dengan nilai Rf 0,938-0,988, ekstrak DMKC menghasilkan 4 spot dengan nilai Rf 0,813-0,963, dan ekstrak DTKC menghasilkan 2 spot dengan nilai Rf 0,163-0,963. Hasil uji toksisitas pada ekstrak DMM sebesar 3,526 ppm, nilai LC50 ekstrak DTM sebesar 0,488 ppm, nilai LC50 ekstrak DMK sebesar 1,653 ppm, dan nilai LC50 ekstrak DTK sebesar 2,938 ppm sehingga semua perlakuan yang dilakukan dalam penelitian ini bersifat sangat toksik karena memiliki LC50 ? 30 ppm. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji