Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
YARMAZEN, NANDHINI
Kurniawati, Esty
Yulika sari, T. Ersti
Subject
550 Earth Sciences/Ilmu tentang Bumi/Geology
Datestamp
2024-08-07 02:35:27
Abstract :
Pemetaan habitat bentik adalah langkah untuk memahami distribusi dan kondisi ekosistem habitat bentik yang sangat penting untuk pengelolaan sumber daya alam dan konservasi lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah transformasi koreksi kolom air (lyzenga) dengan menggunakan algoritma maximum likelihood classification (MLH). Tujuan penelitian untuk menentukan apakah metode ini dapat memetakan sebaran habitat bentik di perairan Desa Pengudang dengan baik dan mendapatkan perbedaan hasil akurasi dari penerapan koreksi lyzenga dan tanpa melewati koreksi lyzenga. Metode koreksi kolom air lyzenga dengan penerapan algoritma maximum likelihood mendapatkan hasil 6 kelas. Hasil akurasi yang didapatkan 82,66% dengan penerapan lyzenga dan 76,00% tanpa menggunakan koreksi lyzenga. Sehingga dikatakan bahwa algortima MLH secara keseluruhan lebih baik dalam memetakan sebaran habitat bentik yang diterapkan dengan metode koreksi lyzenga dibandingkan tanpa melewati koreksi lyzenga.
Kata kunci: Habitat bentik, Lyzenga, Maximum likelihood, Pemetaan