Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
NADILA, NADILA
Syafitri, Rahma
Setiandika Igiasi, Teguh
Subject
361.2 Social Action/Aksi Sosial
Datestamp
2025-02-05 06:12:07
Abstract :
Tradisi kenduri kematian merupakan tradisi untuk menghormati seseorang yang telah meninggal dunia, tradisi ini telah dikenal dan dilaksanakan oleh masyarakat di Indonesia, hanya saja penyebutan nama dan pelaksanaan ritualnya berbeda-beda. Masyarakat Kelurahan Tanjung Batu Kundur mengenal tradisi kematian dengan nama nige dan nujoh yang artinya malam ketiga dan ketujuh kematian seseorang dengan melaksanakan ritual menyembelih hewan berkaki empat seperti sapi atau kambing pada malam ketujuhnya. Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui dinamika yang terjadi pada masyarakat Kelurahan Tanjung Batu Kundur terhadap tradisi kenduri makan nige dan nujoh pasca kematian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Menggunakan analisis teori tindakan sosial Max Weber yang terbagi menjadi 4 jenis tindakan, tindakan instrumental, tindakan rasionalitas nilai, tindakan tradisional, dan tindakan afektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya dengan adanya tradisi menyembelih hewan berupa sapi atau kambing yang diyakini oleh masyarakat Kelurahan Tanjung Batu Kundur menjadikan masyarakat terpecah dalam memaknai tradisi ini, beranggapan bahwa tradisi ini merupakan kebaikan dan mengkhawatitkan datangnya musibah bila tidak dilaksanakan dan terdapat juga masyarakat yang memaknai acara ini sebagai sesuatu yang berlebihan dan tidak perlu. Ini menciptakan dinamika ditengah-tengah masyarakat Kelurahan Tanjung Batu Kundur, menimbulkan gesekan dari pihak yang melaksanakan dan yang tidak melaksanakan.
Kata Kunci: Tradisi, Kematian, Tanjung Batu Kundur