Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
FARRELL RABBANI, ADAM
Retna Melani, Winny
Apriadi, Tri
Subject
501. Ilmu Pengetahuan Alam
Datestamp
2025-02-11 01:52:24
Abstract :
Sampah laut merupakan permasalahan yang selalu terjadi di Kota Tanjungpinang setiap tahunnya, salah satu faktornya diakibatkan oleh adanya peningkatan jumlah penduduk. Peningkatan jumlah penduduk secara langsung berdampak pada peningkatan produksi sampah, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kepadatan sampah laut dan mengetahui perbedaan kepadatan sampah laut dari setiap stasiun. Penelitian ini dilaksanakan di empat stasiun: Tanjung Ayun Sakti, Teluk Keriting, Tanjung Unggat, dan Melayu Kota Piring pada bulan Juni-Juli 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, untuk pengambilan sampel menggunakan metode transek garis dan untuk mengetahui perbedaan kepadatan sampah laut dari setiap stasiun menggunakan software JASP 0.18.3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampah makro jenis plastik merupakan jenis sampah yang paling banyak dijumpai di setiap stasiun. Berdasarkan dari hasil perhitungan nilai kepadatan sampah makro diketahui bahwa Tanjung Ayun Sakti memiliki nilai kepadatan 0,061 item/m², Teluk Keriting sebesar 0,074 item/m², Tanjung Unggat sebesar 0,399 item/m² dan Melayu Kota Piring sebesar 0,021 item/m². Peta sebaran menunjukkan kepadatan sampah laut tertinggi terdapat di Tanjung Unggat yang ditunjukkan dengan warna biru gelap. Hasil uji perbedaan kepadatan sampah laut dari setiap stasiun menggunakan Anova adalah serupa atau tidak beda nyata.
Kata kunci: Karakteristik, Kepadatan, Pesisir, Sampah Laut, Sebaran