Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Tiffani Putri, Aurellia
Darmawan, Eki
Subject
320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan
Datestamp
2025-02-07 07:46:00
Abstract :
Malaria merupakan penyakit yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Anopheles Betina. Pada tahun 2024 Kepri menyumbang angka malaria yang signifikan, dikarenakan ada salah satu daerah yang terjadi KLB (Kejadian Luar
Biasa) Malaria. PermeKes No. 22 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Malaria menjadi acuan dalam membuat program penanganan dan pengendalian malaria di
daerah Indonesia termasuk Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas kebijakan pemerintah daerah dalam menangani pengendalian
kasus malaria di Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang mana data primer dan data sekunder yakni wawancara, dokumen, dan studi kepustakaan diinterpretasikan pada sudut pandang peneliti. Kemudian hasil tersebut dituangkan pada teori efektivitas kebijakan menurut Nugroho menggunakan lima indikator yaitu tepat kebijakan, tepat pelaksanaan, tepat target,
tepat lingkungan, dan tepat proses. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya dalam pelaksanaannya belum ada kerjasama yang kuat terhadap lintas sektor sektor antar lembaga maupun swasta, serta kebijakan dalam mengeliminasi
malaria di Provinsi Kepulauan Riau seperti SK Gubernur sebagai payung hukum
yang belum disahkan sebagai acuan untuk eliminasi daerah. Harapan untuk
kedepannya semoga dalam kegiatan eliminasi malaria ini lebih ditingkatkan lagi
terutama dalam kerjasama di lintas sektor baik antar lembaga maupun swasta serta
daerah di Provinsi bisa menjadi daerah eliminasi malaria yang ditargetkan tahun
2025 nanti.