DETAIL DOCUMENT
ANALISIS SEBARAN TUMPAHAN MINYAK MENGGUNAKAN PENDEKATAN MODEL HIDRODINAMIKA DI PERAIRAN KABIL KOTA BATAM
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
MUNTHE, SANTI MARIANA
Suhana, Mario Putra
Pranowo, Widodo Setiyo
Subject
530 Physics/Fisika 
Datestamp
2025-02-07 04:00:33 
Abstract :
Tumpahan minyak menjadi masalah pencemaran laut yang serius, terutama di perairan Kepulauan Riau yang berbatasan dengan negara tetangga dan merupakan jalur perdagangan internasional. Kasus tumpahan minyak terjadi di tahun 2023 di Pantai Payung, Batam yang menimbulkan dampak signifikan terhadap ekonomi pesisir dan ekosistem laut. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pola sebaran tumpahan minyak di perairan Kabil Kota Batam menggunakan pemodelan hidrodinamika dengan bantuan perangkat lunak MIKE 21. Penelitian dilaksanakan dari 28 April sampai 8 Mei 2023 di Perairan Malaysia dan Pantai Payung Kota Batam. Alat dan bahan yang digunakan adalah perangkat lunak MIKE 21 untuk pemodelan hidrodinamika, GPS, serta data oseanografi seperti pasang surut, kecepatan angin, dan data batimetri. Proses penelitian dimulai dengan menentukan lokasi dan mengumpulkan data yang relevan, diikuti oleh pembuatan model arus laut dan model tumpahan minyak. model tumpahan minyak melibatkan dua asumsi berbeda dengan variasi fluks dan massa partikel minyak. Validasi model dilakukan dengan membandingkan hasil model arus laut terhadap data pasang surut dari stasiun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemodelan hidrodinamika arus dan elevasi muka air laut telah tervalidasi dengan baik dengan diperolehnya nilai RMSE yang lebih kecil yaitu 0,15 atau 15% dengan makna bahwa prediksi model mendekati kondisi realita sirkulasi yang terjadi di laut. Hasil analisis model tumpahan minyak menunjukkan bahwa pergerakan minyak mengikuti arah arus laut yang dominan.Simulasi mengungkapkan pola pergerakan minyak yang cenderung bergerak bolak-balik sesuai dengan pengaruh pergerakan arus laut dan pasang surut. Karena kecepatan arus dan angin disekitaran tumpahan cukup rendah, minyak tetap menyebar perlahan disekitar lokasi tanpa mencapai pantai termasuk Pantai Payung. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji