Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
CARLA DHEVANDHA, CARLA
Aditya Hikmat Nugraha, Aditya
Fadhliyah Idris, Fadhliyah
Subject
540 Kimia
Datestamp
2025-02-04 07:18:25
Abstract :
Sampah plastik merupakan salah satu faktor yang memengaruhi keberlangsungan sumber daya hayati laut. Jumlah dari keberadaan sampah laut semakin meningkat. Meningkatnya jumlah sampah laut dapat menyebabkan interaksi negatif antara sampah plastik dan biota laut. Tujuan penelitian ini untuk melihat perubahan fisiologis yang terjadi pada benih lamun jika di gabung limbah mikroplastik. Metode yang digunakan yaitu eksperimen Laboratorium Marine Chemistry UMRAH. Benih lamun Enhalus acoroides ditumbuhkan pada 12 akuarium dengan 4 perlakuan dan 3 kali pengulangan perlakuan A sebagai kontrol, perlakuan B pemberian mikroplastik 0,5 g/l, perlakuan C pemberian mikroplastik 1 g/l dan perlakuan D pemberian mikroplastik 1,5 g/l selama 4 pekan pemeliharaan. Kualitas air, pertumbuhan, anatomi jaringan, dan kandungan klorofil diukur di laboratorium Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan. Pertumbuhan benih lamun
diukur menggunakan penggaris, anatomi jaringan daun menggunakan tahapan sayatan melintang daun yang diamati di bawah mikroskop lalu diukur menggunakan software motic image plus 3,0 pada perbesaran 100x dan kandungan klorofil diukur menggunakan spektrofotometer UV-1800. Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah. Laju pertumbuhan benih lamun terendah terdapat pada perlakuan D yaitu 0,11 cm/hari. Paparan mikroplastik yang menutupi daun lamun dapat menyebabkan terhambatnya proses fotosintesis yang membutuhkan cahaya matahari sehingga menyebabkan pertumbuhan dan kandungan klorofil benih lamun tidak berjalan dengan sempurna bahkan dapat menyebabkan kematian. Selain itu, paparan mikroplastik dapat menyebabkan perubahan morfologi sel epidermis seperti penyusutan atau kerusakan struktural pada daun lamun.
Kata kunci: Benih, Enhalus acoroides, Mikroplastik, Respon Fisiologis.