Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
ZULFAHMI, ATHA NABIL
Idris, Fadhliyah
Yandri, Falmi
Subject
363.73 Pollution/Masalah Pencemaran Lingkungan, Polusi
Datestamp
2025-02-10 06:54:11
Abstract :
Desa Lanjut merupakan salah satu desa yang masuk dalam Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga. Salah satu ekosistem yang terdapat pada wilayah pesisir Desa Lanjut adalah ekosistem lamun. Wilayah pesisir Desa Lanjut memiliki kemungkinan akan tercemar oleh lingkungan pesisir, limbah-limbah yang ada di Desa Lanjut disebabkan limbah dari rumah tangga terbawa melalui aliran sungai dan angin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi jenis dan tutupan lamun kemudian mengetahui karakteristik sampah laut (marine debris) serta hubungan antara kepadatan sampah dan tutupan lamun yang ada pada perairan Desa Lanjut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2024 di pesisir Desa Lanjut. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik Random sampling yaitu dengan cara turun langsung pada lokasi penelitian berdasarkan titik kordinat yang telah ditentukan secara acak melalui software ArcGIS 10.8 untuk
mengambil data jenis lamun, tutupan lamun, jenis sampah laut dan kelimpahan sampah laut menggunakan transek kuadrat 50x50 cm. Setelah melakukan pengambilan data, data tersebut akan diolah menggunakan Software Microsoft
Excel. Hasil yang didapat yaitu untuk sampah laut terdapat 35 item dengan total kepadatan 4,67 item/m2, kategori sampah yang mendominasi adalah kategori plastik dengan 30 item dengan rata-rata 4,00 item/m2, sedangkan untuk kepadatan sampah berdasarkan berat didominasi oleh kategori kaca atau keramik dengan 62,67 gram/m2, kemudian untuk lamun ditemukan 8 jenis lamun yang terdapat pada perairan Desa Lanjut terdiri dari Enhalus acoroides, Syringodium isoetifolium,
Thalassodendron ciliatum, Halodule pinifolia, Thalassia hemprichii, Halophila minor, Halodule uninervis dan Halophila ovalis dengan total tutupan 18,108%
dikategorikan jarang, untuk jenis lamun yang paling mendominasi adalah jenis Enhalus acoroides dengan 26,57%, jenis lamun yang paling jarang ditemukan yaitu
jenis Halophilla minor dengan 0,3%. Sedangkan untuk hubungan atau keterkaitan didapat keofisien korelasi r = 0.398 yang dikategorikan memiliki tingkat hubungan rendah.
Kata kunci: Korelasi, Lamun, Sampah laut