Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
BAGARIANG, ARINDA RORIANA
Ma'mun, Asep
Suhana, Mario Putra
Subject
623.89 Navigation/Navigasi Kelautan, Navigasi Laut
Datestamp
2025-02-07 02:33:19
Abstract :
Perairan Mantang menarik untuk dikaji karena berdekatan dengan Selat Malaka dan Laut Cina Selatan karena akan menjadikan perairan Mantang kaya akan berbagai jenis material TSS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai TSS secara temporal, menganalisa perbandingan TSS metode akustik dan TSS metode gravimetri dan menganalisis hubungan parameter oseanografi terhadap TSS. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2024 di perairan sebelah Selatan pulau Mantang, Kabupaten Bintan. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Nilai TSS, kecepatan dan arah arus, dan tinggi gelombang diukur menggunakan ADCP serta parameter oseanografi lainnya dianalisis secara temporal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, estimasi nilai TSS pada tanggal 5 (sore-malam) menunjukkan rata-rata konsentrasi sebesar 92 mg/l. Pada tanggal 6, 7, 8, 10 Juli (pagi-malam) menunjukkan rata-rata konsentrasi TSS sebesar 93 mg/l. Pada tanggal 9 dan 11 (pagi-malam) menunjukkan rata-rata konsentrasi TSS sebesar 94 mg/l. Nilai TSS tertinggi terjadi pada tanggal 9 siang berkisar antara 85-117 mg/l. Nilai TSS tinggi pada tanggal 9 karena pada tanggal tersebut cuaca sedang hujan disertai angin kencang sehingga mudah terjadi erosi tanah yang pada akhirnya akan meningkatkan konsentrasi TSS. Hasil uji One Way Anova didapatkan nilai sig 0.071>0.05 yang berarti tidak ada perbedaan signifikan antara nilai TSS metode akustik dan gravimetri. Hal ini mengindikasikan bahwa pengukuran TSS menggunakan metode akustik sama baiknya dengan pengukuran menggunakan metode gravimetri.Berdasarkan uji PCA, faktor utama yang mempengaruhi TSS di perairan Mantang adalah kekeruhan, sementara tujuh parameter oseanografi lainnya (kecepatan arus, salinitas, kecerahan, pH, tinggi gelombang, pasang surut, suhu) berkorelasi secara parsial terhadap konsentrasi TSS. Nilai kekeruhan merupakan faktor utama yang mempengaruhi konsentrasi TSS di perairan Mantang. Hal ini disebabkan karena pada saat pengambilan data cuaca sedang hujan sehingga menyebabkan erosi tanah yang pada akhirnya akan meningkatkan kekeruhan dan konsentrasi TSS.
Kata kunci: Metode akustik, gravimetri, parameter oseanografi, perairan Mantang, TSS