DETAIL DOCUMENT
TINGKAT REGENERASI MANGROVE DI PERAIRAN DESA KUALA SEMPANG KABUPATEN BINTAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
INAWAN, HERWIN
Lestari, Febrianti
Kurniawan, Dedy
Subject
501. Ilmu Pengetahuan Alam 
Datestamp
2025-02-10 06:41:41 
Abstract :
Perairan Desa Kuala Sempang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, merupakan wilayah dengan ekosistem mangrove yang penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung keanekaragaman hayati. Meski demikian, hingga kini belum ada inventarisasi data mengenai tingkat regenerasi mangrove di kawasan tersebut. Penelitian dilakukan pada Januari?Maret 2024 untuk mengetahui tingkat kerapatan dan regenerasi mangrove dengan memadukan perkembangan tiga kategori: semai, pancang, dan pohon mangrove. Penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling yang dilakukan di tiga stasiun yang mewakili kondisi lingkungan di Perairan Desa Kuala Sempang. Pada setiap stasiun dibuat tiga anak petak dengan ukuran berbeda sesuai kategori: 1x1 meter untuk semai, 5x5 meter untuk pancang, dan 10x10 meter untuk pohon. Hasil penelitian mengidentifikasi sembilan jenis mangrove yang tumbuh di wilayah tersebut, yang mencerminkan keanekaragaman hayati yang tinggi di kawasan itu. Dari hasil penelitian, tingkat kerapatan tertinggi untuk kategori semai ditemukan di stasiun 3 dengan nilai 20.000 individu per hektar. Pada kategori pancang, stasiun 3 juga menunjukkan kerapatan tertinggi sebesar 11.600 individu per hektar. Sementara itu, kategori pohon yang mencatat kerapatan tertinggi di stasiun 2 dengan nilai 2.633,33 individu per hektar. Data ini menunjukkan bahwa regenerasi mangrove di Perairan Desa Kuala Sempang secara keseluruhan tergolong baik. Keberadaan jenis mangrove sembilan dengan tingkat kerapatan tinggi di Perairan Desa Kuala Sempang menjadi potensi besar dalam menjaga stabilitas ekosistem pesisir dan mendukung ekosistem lingkungan. Fungsi ekosistem meliputi perlindungan terhadap abrasi pantai, penyerapan karbon, dan penyediaan habitat bagi berbagai jenis fauna pesisir. Namun, untuk menjamin kelestarian ekosistem mangrove ini, diperlukan langkah-langkah pemantauan, konservasi, dan pengelolaan secara berkelanjutan. Langkah ini penting untuk menjaga kondisi lingkungan yang optimal dan mendukung ekologi ekologi jangka panjang. Selain itu, kesadaran kesadaran masyarakat lokal terhadap pentingnya ekosistem mangrove juga menjadi aspek kunci dalam mendukung ekosistem ekosistem ini. Kata kunci: Mangrove, Pulau Bintan dan Regenerasi. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji