DETAIL DOCUMENT
ANALISIS NILAI RESISTANSI PENTANAHAN MENGGUNAKAN METODE SIGARANG PADA TANAH BAUKSIT DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
HUTAGALUNG, DANIEL JAECKSON
Suhendra, Tonny
Putra, Risandi Dwirama
Subject
628 Environmental Protection Engineering/Teknik Perlindungan Lingkungan, Teknik Lingkungan 
Datestamp
2025-02-12 03:59:57 
Abstract :
Tingginya resistansi tanah bauksit dengan karakteristik tanah berbatu sehingga sulit mencapai resistansi pentanahan rendah sebagai syarat pentanahan yang baik. Peneliti menganalisis metode SIGARANG (Sistem Grounding Arang-Garam) untuk menurunkan resistansi pentanahan tanah bauksit di Fakultas Teknik Universitas Maritim Raja Ali Haji. Tujuannya adalah membandingkan resistansi sebelum dan sesudah metode diterapkan, memberikan solusi efektif bagi instalasi listrik.Peneliti menggunakan metode eksperimen untuk menguji pengaruh metode SIGARANG terhadap resistansi tanah bauksit. Eksperimen dilakukan di 3 titik pengujian dengan menguji berdasarkan posisi penempatan arang dan garam disekitar elektroda pada tiap titik sistem pentanahan.kemudian peneliti juga melakukan penambahan variasi sigarang pada titik terbaik. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak Excel dan RStudio, serta dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis.Penelitian mengukur resistansi tanah di tiga lokasi dengan kedalaman elektroda berbeda. Hasil pengukuran dengan metode sigarang menunjukkan resistansi bervariasi pada tiap titik, dengan titik II memiliki nilai terendah dengan kondisi hujan. Hasil Analisis Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan signifikan resistansi antar titik pentanahan berdasarkan posisi penempatan sigarang di sekitar elektroda. Dan perlakuan dengan penambahan variasi arang dan garam meningkatkan efisiensi sistem pentanahan.Penerapan metode SIGARANG berhasil menurunkan resistansi tanah bauksit dari 240 ? menjadi 38 ? (63,50%) berdasarkan posisi penempatanya dengan campuran 3 kg arang-garam disekitar elektroda, serta perlakuan variasi penambahan jumlah arang-garam hingga 28 ? (79,40%) dengan 4½ kg arang-garam. Penurunan resistansi karena garam yang memigrasikan ion bermuatan ke elektroda dan arang yang meningkatkan konduktivitas ketika dicampur dengan garam dalam tanah sehingga menghasilkan garam yang higroskopis. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji