DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI PROGRAM RESTORASI HUTAN MANGROVE OLEH YAYASAN CARBONETHICS DI PULAU DOMPAK KOTA TANJUNGPINANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
SETIYONO, RAFAEL CHRISTIAN
Reni, Angga
Ulfah, Fitria
Subject
005.3 Programs/Program 
Datestamp
2025-02-07 08:12:20 
Abstract :
Pulau Dompak adalah salah satu lokasi yang memiliki potensi hutan mangrove. Namun, kawasan hutan mangrove di Pulau Dompak menghadapi ancaman, sehingga ditemukan adanya pengurangan luas hutan mangrove di Pulau Dompak pada tahun 2007 hingga tahun 2018 dari 136,31 Ha menjadi 89,7 Ha, sehingga luas hutan mangrove yang berkurang diketahui sebesar 34,19% atau sekitar 46,61 Ha. Melihat hal ini, Yayasan CarbonEthics hadir untuk memulihkan ekosistem mangrove di Pulau Dompak melalui program restorasi hutan mangrove. Dengan membentuk Kelompok Petani Pesisir Dompak Laut (PPDL), program restorasi hutan mangrove dapat berjalan hingga saat ini. Tujuan penelitian adalah mengetahui tahapan implementasi program restorasi hutan mangrove yang dilakukan oleh Yayasan CarbonEthics dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi program restorasi hutan mangrove di Pulau Dompak Kota Tanjungpinang. Penelitian dilakukan pada bulan Juni?Juli 2024 di Pulau Dompak, tepatnya di Kampung Wisata Tanjung Siambang. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang menggunakan data yang dianggap verbal dan kualifikasinya bersifat teoritis. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Hubberman atau interactive model of analysis yang terdiri tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan implementasi program restorasi hutan mangrove yang terdiri dari lima (5) tahapan, yakni penentuan dan peninjauan lokasi, pemilihan dan seleksi calon peserta, pembentukan Kelompok Petani Pesisir Dompak Laut (PPDL), pelatihan petani mangrove, dan pelaporan hasil penanaman bibit mangrove. Adapun faktor pendukung implementasi program restorasi hutan mangrove, yaitu Kelompok PPDL, pengarahan, lahan, ketersediaan bibit mangrove, mitra kerjasama, dan donasi. Sedangkan, faktor penghambat implementasi program restorasi hutan mangrove, yaitu konflik dan pembubaran kelompok PPDL serta hama dan lumut. Kata kunci: Mangrove, Implementasi, Pulau Dompak 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji