Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
YUTI, MELANI PUTRI
Idris, Fadhliyah
Nugraha, Aditya Hikmat
Subject
363.73 Pollution/Masalah Pencemaran Lingkungan, Polusi
Datestamp
2025-02-10 06:56:37
Abstract :
Sampah laut adalah berbagai jenis material padat yang ditemukan secara alami di lingkungan perairan dan bertahan lama di lingkungan laut. Sampah laut dapat menyebabkan gangguan pada ekosistem perairan, termasuk ekosistem padang lamun. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi karakteristik sampah laut pada ekosistem padang lamun, mengukur persentase tutupan lamun pada daerah pengambilan sampah laut dan menentukan keterkaitan sampah laut dengan tutupan lamun di perairan Pulau Bintan. Penelitian dilakukan di Pulau Bintan dengan 4 stasiun pada bulan September 2023. Pengambilan data sampah laut dan tutupan lamun dilakukan sejalan dengan metode transek garis sepanjang 100 m dan transek kuadran 50x50 cm untuk tutupan lamun dan data sampah laut dengan mengikuti plot transek lamun dengan ukuran 100x100 m2. Analisis yang dilakukan meliputi kepadatan jenis dan bobot sampah laut, tutupan lamun, substrat, dan kecepatan arus. Hasil penelitian ditemukan 9 jenis sampah laut dengan kepadatan paling tinggi ukuran makro menurut jumlah yaitu sampah plastik sebesar 222 item/ha yang terdapat di Pengujan dan kepadatan sampah laut menurut berat yaitu 4499 gram/ha terdapat di Teluk Bakau. Di perairan Pulau Bintan ditemukan 8 jenis lamun yaitu Enhalus acoroides (Ea), Thalassia hemprichii (Th), Cymodocea serrulata (Cs), Cymodocea rotundata (Cr), Halodule pinifolia (Hp), Halophila ovalis (Ho), Halodule uninervis (Hu) dan Syringodium isoetifolium (Si). Persentase tutupan lamun total tertinggi di peroleh pada stasiun Teluk Bakau sebesar 43.64% dan terendah pada stasiun Dompak sebesar 26.14%. Secara keseluruhan persentase tutupan lamun termasuk dalam kategori sedang serta tergolong kurang sehat. Analisis menunjukkan korelasi hasil hubungan positif antara tutupan lamun dengan kepadatan sampah laut yaitu hubungan kuat.