Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
OKTAFIA, ANDINI
Jintar, Catri
Pratiwi, Risdy Absari Indah
Subject
000_umum
Datestamp
2025-02-10 03:06:35
Abstract :
Berkembangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan kulit membuat peluang bagus bagi para pebisnis untuk membuka usahanya di bidang kecantikan. Begitu juga permintaan akan produk perawatan kecantikan semakin meningkat. Dalam beberapa tahun kebelakang jumlah pelaku usaha di bidang kosmetik terus bertambah. Banyaknya perusahaan-perusahaan yang berdiri menghasilkan persaingan yang sangat ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas produk, duta merek, dan citra merek terhadap keputusan pembelian produk body lotion scarlett whitening pada masyarakat Kota Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden dengan meggunakan teknik pengambilan purposive sampling dengan kriteria masyarakat Kota Tanjungpinang yang berumur 15-50 tahun dan pernah menggunakan produk body lotion scarlett whitening. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan kuesioner sebagai media pengumpulan data. Dan data sekunder berupa buku, jurnal, dan data yang di peroleh dari produk Scarlett. Pengolahan data primer dilakukan dengan menggunakan SPSS 23 dengan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial kualitas produk tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk body lotion scarlett whitening pada Masyarakat Kota Tanjungpinang, kemudian secara parsial duta merek dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk body lotion scarlett whitening pada masyarakat Kota Tanjungpinang. Dengan hasil penelitian secara simultan menunjukkan kualitas produk, duta merek, dan citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk body lotion scarlett whitening pada masyarakat Kota Tanjungpinang. Kemampuan prediksi dari ketiga variabel terhadap keputusan pembelian sebesar 64,1%, sebagaimana ditunjukkan oleh besarnya nilai adjusted R square sebesar 64,1%. Sedangkan sisanya 35,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.