Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
KAHANA, KARTINI NUR
Pangestoeti, Wahjoe
Firman, Firman
Subject
350 Public Administration/Administrasi Negara
Datestamp
2025-02-07 08:18:28
Abstract :
Bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bintan sering terjadi setiap tahunnya. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen strategi dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bintan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Purposive Sampling dengan informan berjumlah 10 orang yaitu Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian BPBD Kabupaten Bintan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kijang, Toapaya, Tanjung Uban beserta masyarakat. Teknik analisis data menggunakan Nvivo12. Penelitian ini menggunakan teori manajemen strategi dari Fred R. David (2017:3) yang terdiri dari beberapa indikator yakni formulasi strategi, implementasi strategi dan evaluasi strategi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bintan telah menjalankan apa yang telah dirumuskan sebelumnya pada formulasi strategi. Akan tetapi, dalam implementasi strategi yang telah ada masih belum optimal. Bahkan, agenda evaluasi yang dilakukan setiap bulannya masih belum dapat menurunkan jumlah bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bintan. Hal ini disebabkan masih terdapat kelemahan dari internal serta ancaman dan hambatan dari eksternal. Bahwa manajemen strategi yang telah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bintan dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bintan telah dilaksanakan sesuai yang dirumuskan. Akan tetapi, pada kenyataannya di lapangan masih saja terjadi peningkatan angka bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bintan.