Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
ULVI MIRANATA PUTRI, LIA
Afrizal, Afrizal
Darmawan, Eki
Subject
320.6 Policy Making/Keputusan Politik
Datestamp
2025-02-10 06:16:47
Abstract :
Kematian ibu menjadi hambatan dalam upaya pembangunan sumber daya manusia karena dapat menurunkan derajat kesehatan ibu dan kesejahteraan masyarakat. Kasus kematian ibu di Kota Tanjungpinang pada tahun 2023 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2022 menjadi enam kasus kematian. Permasalahan di bidang kesehatan tidak lepas dari urusan pemerintah daerah dalam hal ini melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam upaya penurunan angka kematian ibu menggunakan Teori Strategi oleh Geoff Mulgan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan jumlah informan 11 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi serta dianalisis dengan mengumpulkan data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang di tahun 2023 telah melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan upaya penurunan angka kematian ibu sesuai dengan visi dan misi. Kegiatan tersebut melibatkan Puskesmas dan pihak-pihak di lapangan untuk memastikan bahwa ibu hamil terpantau dan mengikuti arahan yang diberikan.Tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan tingginya angka kematian ibu pada tahun 2023, yaitu kurangnya pengetahuan ibu hamil terhadap kehamilan, adanya persalinan yang tidak dilakukan di fasilitas kesehatan, serta kurangnya pemberdayaan keluarga dan masyarakat terhadap Buku KIA. Secara keseluruhan, strategi yang diterapkan oleh pemerintah harus didukung dengan peran masyarakat sebagai pihak penerima strategi sehingga dengan tingginya angka kematian ibu di Kota Tanjungpinang pada tahun 2023 mengartikan belum optimalnya penurunan angka kematian ibu yang disebabkan oleh kurangnya faktor pengetahuan dan kepedulian masyarakat.