Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
ZAMALLUDIN, ZAMALLUDIN
Pratomo, Arief
Nugraha, Aditya Hikmat
Subject
639.2 Commercial Fishing/Penangkapan Ikan untuk Tujuan Komersial
Datestamp
2025-02-10 07:28:48
Abstract :
Indonesia dikenal memiliki keanekaragaman sumber daya hayati yang
tinggi, demikian pula perairan Provinsi Kepulauan Riau yang sebagian besar
terdiri dari lautan, diperkirakan juga memiliki potensi sumber daya hayati yang
tinggi, termasuk kelompok Elasmobranchii (hiu dan pari). Peningkatan
permintaan pasar memberikan tekanan pada populasi, sehingga banyak spesies hiu
dan pari yang terdaftar dalam Apendiks CITES. Kawasan konservasi di
Kepulauan Riau, seperti Taman Wisata Perairan Timur Pulau Bintan (TWP-TPB),
mendukung pengelolaan perikanan dengan prinsip spillover effect, di mana stok
ikan berkembang di kawasan perlindungan dan dapat dimanfaatkan secara
berkelanjutan di luar kawasan perlindungan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi biodiversitas dan distribusi daerah penangkapan Elasmobranchii
di TWP-TPB. Penelitian berlangsung selama tiga bulan, dari November 2023
hingga Januari 2024, dengan menggunakan metode observasi dan waawancara.
Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat 24 spesies Elasmobranchii yang teridentifikasi di
TWP-TPB, terdiri dari 14 spesies hiu dan 10 spesies pari. Dari 24 spesies tersebut,
3 spesies masuk dalam redlist IUCN dengan status konservasi criticaly endanger
(kritis) yaitu Rhynchobatus australiae, Rhina ancylostoma, Glaucostegus typus.
Distribusi daerah penangkapan hiu dan pari tercatat di 45 titik di TWP-TPB,
dengan 8 di antaranya berada di zona inti kawasan konservasi.