DETAIL DOCUMENT
PRAKTIK KEYAKINAN MASYARAKAT SUKU LAUT PASCA DIRUMAHKAN (Studi di Pulau Senang Kecamatan Temiang Pesisir Kabupaten Lingga)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
RESTIANI, ELFA
Arieta, Siti
Setiandika Igiasi, Teguh
Subject
000_umum 
Datestamp
2025-02-10 07:06:28 
Abstract :
Suku Laut di Pulau Senang, Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, merupakan masyarakat Suku Adat yang masih memegang teguh ajaran leluhur Suku Laut terdahulu dan masih melakukan praktik-praktik keyakinan lokal meskipun telah mengalami perubahan yang cukup signifikan dalam cara hidupnya. Praktik keyakinan lokal seperti penghormatan terhadap nenek moyang Suku Laut masih dipertahankan dan diselaraskan dengan ajaran agama resmi yang sudah di anut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan praktik keyakinan Suku Laut Pulau Senang setelah dirumahkan dan setelah menganut agama resmi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, observasi non-partisipan dan dokumentasi. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa data menurut Miles dan Hubermas yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori Struktural Fungsional dari Robert K. Merton. Hasil penelitian ini menemukan bahwa meskipun Suku Laut Pulau Senang sudah menganut agama Katolik sebagai agama resmi, Suku Laut Pulau Senang masih mempertahankan praktik-praktik keyakinan leluhur Suku Laut. Praktik keyakinan pada Suku Laut Pulau Senang berupa pemberian sesajen pada makam Suku Laut, Misa Arwah setiap bulan November, pantang larang pada pompong yang telah didoakan, pantang larang membuang sampah sembarangan, perubahan tata cara pemakaman Suku Laut dan adanya kepercayaan tidak boleh memasang kembali salib yang telah rusak pada makam Suku Laut. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya integrasi antara praktik keyakinan yang baru dengan praktik keyakinan lokal yang masih kuat. Masyarakat Suku Laut Pulau Senang mengalami proses adaptasi yang kompleks dalam mempertahankan identitas budaya mereka sembari menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Kata Kunci: Suku Laut; Praktik Keyakinan; Pasca Dirumahkan; Struktural Fungsional 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji