DETAIL DOCUMENT
Faktor Yang Mempengaruhi Konversi Lahan Tanaman Kemiri (Aleurites Moluccana) Menjadi Lahan Tanaman Jagung (Zea Mays L.) (Studi Kasus : Desa Pasir Tengah Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Author
Subject
konversi lahan 
Datestamp
2020-11-09 07:42:53 
Abstract :
Konversi lahan merupakan perubahan fungsi sebagian atau seluruh kawasan lahan dari fungsinya semula menjadi fungsi lain. Konversi lahan dapat disebabkan oleh faktor-faktor yang secara garis besar meliputi keperluan untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang semakin bertambah jumlahnya dan meningkatnya tuntutan akan mutu kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi petani dalam melakukan konversi lahan dan melihat dampak positif dan negatifnya. Penentuan sampel menggunakan metode Simple Random Sampling, dimana peneliti dalam memilih sampel dengan memberikan kesempatan yang sama kepada semua anggota populasi untuk ditetapkan sebagai anggota sampel. Populasi yang digunakan adalah seluruh petani yang melakukan konversi lahan kemiri menjadi lahan jagung. Jumlah sampel yang diambil sebesar 28 orang. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda dan analisis deskriptif. Hasil penelitian berdasarkan luas lahan yang di konversi oleh 28 sampel berjumlah sebesar 41 Ha dengan rata-rata 1,46 Ha. Modal usahatani jagung sebesar Rp 322.151.500,00 atau rata-rata Rp 11.505.411 per masa tanam. Pendapatan usahatani jagung per masa tanam sebesar Rp 342.836.600,00 atau rata-rata Rp 12.244.164, jika di konversikan per bulannya maka petani menerima Rp 2.040.694/bulan. Luas lahan kemiri adalah 23 ha atau rata-rata 0,82 ha. Dan jumlah anggota keluarga produktif 45 orang atau rata-rata 2 orang. Dilihat dari analisis Regresi Linier Berganda dari variabel bebas yaitu modal usahatani jagung, pendapatan jagung, luas lahan kemiri dan jumlah anggota keluarga produktif terhadap variabel terikat didapatlah nilai R2 sebesar 88,5 % dan diuji secara parsial bahwa modal usahatani jagung berpengaruh terhadap luas lahan yang dikonversi. pendapatan jagung, luas lahan kemiri dan jumlah anggota keluarga produktif tidak berpengaruh terhadap luas lahan yang dikonversi. Dampak yang dihasilkan dari konversi lahan tersebut memperoleh dampak positif yang lebih besar dibanding dampak negatif 

Institution Info

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara