Abstract :
Masalah dalam penelitian ini yaitu siswa SMA di Tasikmalaya memiliki konsumsi
berlebih pada kebutuhan yang tidak penting, dan belum bisa menentukan skala
prioritas dalam melakukan konsumsi. Penelitian ini metode penelitian kuantitatif
jenis survei dengan desain yaitu survei eksplanatory. Populasi dalam penelitian
yaitu seluruh siswa SMA Negeri di Kota Tasikmalaya kelas XI. Adapun teknik
pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu probability sampling dengan
menggunakan proportionate random sampling yang berjumlah 367 siswa. Teknik
pengumpulan data menggunakan kuesioner dan teknik analisis data menggunakan
bantuan program SPSS 25.0 for window. Adapun hasil penelitian menunjukkan
bahwa: 1) Terdapat pengaruh signifikan dari literasi keuangan terhadap perilaku
konsumtif dengan nilai signifikansi 0,045. 2) Terdapat pengaruh signifikan dari
teman sebaya terhadap perilaku konsumtif dengan nilai signifikansi 0,029. 3)
Terdapat pengaruh signifikan dari disonansi kognitif terhadap perilaku konsumtif
dengan nilai signifikansi 0,029. 4) Terdapat pengaruh signifikan dari literasi
keuangan, teman sebaya, dan disonansi kognitif terhadap perilaku konsumtif
dengan nilai signifikansi 0,000.
Kata kunci : Disonansi Kognitif, Literasi Keuangan, Perilaku Konsumtif, Teman
Sebaya