Abstract :
Proses pengajaran sebagai media transfer pengetahuan, kemampuan, dan
informasi bisa diimplementasikan untuk berbagai jenis siswa, termasuk siswa
dengan kemampuan belajar khusus seperti siswa disleksia. Kemampuan belajar
siswa disleksia dalam belajar bahasa Inggris di dalam kelas memberikan banyak
tantangan yang harus bisa diselesaikan dengan baik oleh guru. Tujuan penelitian
ini untuk mendeskripsikan tantangan yang dihadapi oleh guru bahasa Inggris
dalam mengajar di kelas dan solusi yang digunakan untuk menyelesaikan
tantangan tersebut. Metode penelitian menggunakan studi kasus tunggal. Partisipan terdiri atas satu guru bahasa Inggris di salah satu sekolah dasar islam
terpadu di Rajapolah, Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia. Pengumpulan data
penelitian menggunakan wawancara semi terstruktur. Data dianalisis dengan
menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat
beberapa jenis tantangan dalam mengajar bahasa Inggris untuk siswa disleksia. Hasil tersebut adalah: (1) tantangan terkait kurikulum; (2) tantangan terkait guru;
dan (3) tantangan terkait siswa. Berdasarkan hasil analisis, peneliti
menyimpulkan bahwa tantangan dalam mengajar bahasa Inggris untuk siswa
disleksia di sekolah dasar umum muncul secara berbeda berdasarkan jenis dan
cakupannya. Solusi yang digunakan oleh guru disesuaikan dengan jenis dan
cakupan tantangan yang dihadapinya. Kata kunci: Pengajaran bahasa Inggris, siswa disleksia, tantangan dan solusi
mengajar, sekolah umum