Abstract :
Salah satu masalah yang dihadapi Indonesia saat ini adalah ketergantungan
terhadap impor di sektor pangan yang saat ini semakin memprihatinkan. Apabila
dibiarkan kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan daging sapi domestik
akan semakin besar. Hal ini dapat mengakibatkan harga daging akan terus
mengalami kenaikan. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan informasi
mengenai pengaruh harga, pendapatan perkapita, jumlah produksi, dan kurs
terhadap impor daging sapi 2000-2020. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah metode deskriptif. Data yang digunakan adalah data berjenis sekunder
yang bentuknya berupa time series pada periode waktu 20 tahun dimulai dari tahun
2000 sampai dengan tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah
Ordinary Least Square (OLS) dengan model analisis regresi linier berganda dan
dengan pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji F. Hasil penelitian
menunjukan bahwa secara parsial harga lokal berpengaruh positif dan tidak
signifikan, pendapatan perkapita berpengaruh positif dan signifikan, jumlah produksi berpengaruh negatif dan tidak signifikan, serta kurs berpengaruh positif
dan signifikan terhadap impor daging sapi. Secara bersama-sama variabel harga
lokal, pendapatan perkapita, jumlah produksi dan kurs berpengaruh signifikan
terhadap impor daging sapi Indonesia tahun 2000-2022.
Kata Kunci: Impor Daging Sapi, Jumlah Produksi, Kurs, Harga Lokal, Pendapatan
Perkapita