Institusion
Universitas Siliwangi
Author
SYAUQI, MUHAMMAD DAFFA ARDHAN
Subject
JA Political science (General)
Datestamp
2023-08-15 05:02:44
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis proses informasi
dan sosialisasi untuk disabilitas di Kota Tasikmalaya pada Pemilihan Gubernur
2018. Proses informasi dan sosialisasi dianalisis sesuai Undang-Undang tentang
Penyandang Disabilitas No 8 Tahun 2016 Pasal 77 (h) bahwa disabilitas berhak
mendapatkan informasi, sosialisasi, dan simulasi tahapan pemilu.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi
kasus. Pemilihan informan dilakukan melalui snowball sampling. Pengumpulan
data menggunakan dokumentasi dan wawancara mendalam dan analisis data
menggunakan teknik analisis Interaktif Miles dan Huberman.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, di Pilkada 2018 ini, KPU dan
Bawaslu Kota Tasikmalaya berperan besar dalam pendidikan politik disabilitas.
Mereka juga bekerja komunitas dan yayasan dalam pelaksanaan sosialisasi dan
simulasi pencoblosan. Akan tetapi, pendidikan politik yang telah dilakukan masih
banyak kekurangan. Metode pendidikan politik yang dilakukan KPU dan Bawaslu
Kota Tasikmalaya masih perlu diperbaiki dan di tingkatan efektifitasnya sehingga
kurang maksimal.
Proses pendidikan politik mengalami beberapa hambatan. Diantaranya,
keterbatasan waktu dan tempat, kurangnya penerjemah untuk disabilitas, tidak
adanya keterlibatan Partai Politik dan calon kepala daerah, kurangnya media dalam
penyebarluasan informasi pemilu, dan masih ada disabilitas yang memiliki
kesadaran politik yang rendah dalam mengikuti pendidikan politik.
Kata Kunci: Pemilu, Penyandang Disabilitas, Pendidikan Politik