Abstract :
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komuditas sayuran
yang mempunyai arti penting bagi masyarakat baik dari segi ekonomisnya maupun
kandungan gizinya yang tinggi, Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan
dan hasil bawang merah adalah dengan cara pemupukan organik, Porasi adalah
pupuk organik hasil fermentasi dari bahan-bahan organik dengan bantuan
mikroorganisme efektif (ME). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
kombinasi takaran porasi kotoran ayam dan porasi limbah rumah potong hewan
terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascolanicum L.).
Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas
Siliwangi, Kelurahan Mugarsari, dengan ketinggian tempat kurang lebih 374 m di
atas permukaan laut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2022 sampai bulan
Juli 2022. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK)
yang terdiri dari 9 perlakuan, yaitu A = Tanpa porasi, B = 10 t/ha porasi kotoran
ayam, C = 10 t/ha porasi limbah rumah potong hewan, D = 20 t/ha kotoran ayam,
E = 20 t/ha porasi limbah rumah potong hewan, F = 5 t/ha porasi kotoran ayam + 5
t/ha porasi limbah rumah potong hewan, G = 10 t/ha porasi kotoran ayam + 10 t/ha
porasi limbah rumah potong hewan, H = 5 t/ha porasi kotoran ayam + 15 t/ha porasi
limbah rumah potong hewan, I = 15 t/ha porasi kotoran ayam + 5 t/ha porasi limbah
rumah potong hewan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga jumlah seluruh petak
percobaan adalah 27 petak percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa
pemberian porasi kotoran ayam dan porasi limbah RPH baik yang secara tunggal
maupun secara kombinasi berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil bawang
merah.
Kunci : Bawang merah, Porasi kotoran ayam, Porasi limbah rumah potong hewan