Abstract :
Kegiatan pembelajaran bahasa yang melibatkan berbicara seperti kegiatan tanya?jawab serta tampil berbicara di depan kelas memicu peserta didik untuk merasa
cemas sehingga menghambat proses belajar. Hal ini menyebabkan kinerja
pembelajaran bahasa yang tidak memuaskan. Selain itu, pergeseran lingkungan
belajar dari pembelajaran tatap muka ke pembelajaran online juga menambah
tantangan bagi para pelajar dan pengajar. Kasus kecemasan berbicara di
pembelajaran online juga terjadi pada beberapa pelajar jurusan Bahasa Inggris di
Universitas Negeri di Tasikmalaya. Berdasarkan studi pendahuluan, para pelajar
mengalami kecemasan saat mereka harus melakukan presentasi online di konferensi
internasional yang diadakan oleh Academic Listening and Speaking Class sebagai
ujian akhir. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor
yang menyebabkan kecemasan berbicara pada pelajar EFL selama presentasi
bahasa Inggris secara online. Tiga mahasiswa program sarjana jurusan pendidikan
bahasa Inggris dipilih sebagai partisipan. Berdasarkan observasi melalui video
presentasi dan interview pendek, mereka menunjukan karakter yang sama dengan
kecemasan berbicara selama presentasi secara online. Data dikumpulkan melalui
wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik dari
Braun & Clark (2006). Hasil dari penelitian ini menunjukkan beberapa faktor yang
menyebabkan kecemasan berbicara peserta didik selama presentasi bahasa Inggris
online. Faktor-faktor tersebut adalah kekhawatiran komunikasi, kecemasan
menghadapi ujian, ketakutan akan penilaian negatif, koneksi internet yang tidak
stabil, suasana presentasi yang tidak kondusif, dan kurangnya interaksi antara
pembicara dan pendengar.
Kata kunci: Kecemasan Berbicara, Presentasi Online, Pembelajar Bahasa Inggris