DETAIL DOCUMENT
PROFIL PENAMBANG EMAS TRADISIONAL DI DESA CISARUA KECAMATAN CINEAM KABUPATEN TASIKMALAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
INTAN, PUPUNG
Subject
G Geography (General) 
Datestamp
2023-08-18 03:32:00 
Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa Desa Cisarua memiliki lahan perkebunan rakyat yang memiliki potensi menjadi kawasan pertambangan emas, yang sampai saat ini masih beroperasi sebagai pertambangan rakyat dengan adanya pertambangan rakyat tersebut menjadikan sebagian masyarakatnya berprofesi sebagai penambang emas tradisional. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui profil penambang emas tradisional dan aktivitas penambang di lokasi pertambangan Desa Cisarua Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sampel penelitian ini dilakukan dengan teknik snow ball sampling dengan informan penambang emas tradisioanl, pengelola/kepala lubang dan pemilik lahan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa penambang emas tradisioanal merupakan masyarakat yang asli Desa Cisarua dengan lama bekerja sekitar 2-15 tahun sumber pengetahuan dan keterampilan yanng mereka dapatkan dari rekan sesama penambang emas yang telah memiliki cukup pengalaman, pendidikan formal penambang emas tradisional dapat dikatakan rendah karena sebagian penambang merupakan tamat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, kondisi ekonomi penambang emas tradisional cukup baik karena mampu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan pendapatan kurang lebih Rp. 600.000,00 setiap minggunya dengan jumlah anak dan tanggungan keluarga kurang dari 5 orang. Syarat untuk menjadi penambang emas tradisional adalah seseorang yang memiliki kemauan untuk bekerja dan seseorang yang memiliki fisik yang kuat. Para penambang emas tradisional telah memahami resiko terhadap pekerjaannya. Aktivitas penambang emas tradisional dipertambangan Desa Cisarua Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap persiapan penambangan, tahap pelaksanaan penambangan dan sesudah penambangan. Pada tahap persiapan aktivitas pertambangan ini dilakukan secara berkelompok serta dimulai dengan menyiapkan alat-alat yang akan dipakai saat proses penambangan. Tahap penambangan dimulai pukul 8 pagi sampai 12. Para penambang emas tradisional akan bekerja selama 4 jam dalam sehari, penambang akan mulai mengambil batuan atau material yang mengandung emas serta mengangkatnya ke permukaan. Tahap sesudah penambangan yaitu pembagian upah oleh pengelola dengan sistem yang telah ditetapkan yaitu berupa material yang telah dihasilkan. Selanjutnya upah yang mereka dapat akan dibawa ke tempat masing-masing dan dilakukan pengolahan menggunakan gulundung dan melakukan beberapa proses penggilingan sampai menjadi emas matang. Kata Kunci: Profil, Penambang Emas Tradisional, Desa Cisarua 
Institution Info

Universitas Siliwangi