Abstract :
Penelitian ini berusaha menemukan faktor-faktor kesulitan berbicara yang
dihadapi oleh mahasiswa EFL saat mereka berbicara bahasa Inggris dan penyebab
kesulitan berbicara di Universitas Siliwangi. Untuk mencapai tujuan penelitian,
penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif sebagai penelitian. Selain itu, ada
tiga partisipan yang terlibat dalam penelitian ini, mereka adalah mahasiswa Jurusan
Bahasa Inggris di Tasikmalaya yang sebelumnya diobservasi untuk menemukan
partisipan yang cocok. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah wawancara semi terstruktur. Peneliti menggunakan analisis tematik dari
transkrip wawancara peserta untuk menganalisis data. Hasil penelitian
menunjukkan kesulitan berbicara yang biasanya dialami oleh siswa EFL dalam
berbicara bahasa Inggris dan menemukan bahwa masalah linguistik adalah
penyebab utama kesulitan berbicara yang dihadapi oleh siswa EFL dan masalah
linguistik ini diperparah oleh masalah psikologis dan lingkungan belajar yang
saling berhubungan. Faktor-faktor tersebut adalah kurangnya pengetahuan dan
penguasaan bahasa Inggris, kurangnya kosa kata, tata bahasa yang tidak memadai,
pengucapan yang tidak akurat, dan organisasi kalimat yang tidak memadai. Temuan
penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bacaan untuk
meningkatkan kesadaran siswa dan guru akan pentingnya belajar berbicara bahasa
Inggris. Selanjutnya, temuan penelitian ini dimaksudkan untuk diperhatikan oleh
guru ketika mengembangkan strategi pembelajaran berbicara, yang memungkinkan
mereka untuk mengatur masalah yang dihadapi siswa untuk mencapai pembelajaran
berbicara yang lebih baik.
Kata Kunci: Mahasiswa EFL, Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris, Faktor
Penyebab Kesulitan Berbicara.