Abstract :
Kehadiran program Posbindu sendiri menjadi salah satu upaya kesehatan dalam
melakukan pencegahan atau deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) terhadap
Lansia. Posbindu PTM merupakan peran serta masyarakat dalam melakukan
kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM dilaksanakan secara
terpadu, rutin, dan periodik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
bagaimana upaya kader posbindu lansia dalam meningkatkan partisipasi keluarga
lansia di Desa Purwaraharja Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara atau diskusi, dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya kader posbindu dalam
meningkatkan partisipasi tidak lepas dari tanggung jawab mereka dalam
menghidupi dan mendidik keluarga lansia sertamasyarakat yaitu melalui pelatihan
kader Posbindu untuk memberikan pengetahuan tentang PTM, faktor risiko,
dampak, dan pengendalian PTM, memberikan pengetahuan tentang Posbindu PTM,
memberikan kemampuan dan keterampilan dalam memantau faktor risiko PTM dan
memberikan keterampilan dalam melakukan konseling.serta tindak lanjut Simpulan
dari penelitian ini yaitu Partisipasi para lansia pada program Posbindu PTM sudah
cukup hanya saja masih membutuhkan arahan agar lebih baik lagi dalam
melaksanakan program Posbindu PTM, Sikap dari para kader program Posbindu
PTM sudah baik akan tetapi harus perlu dilatih lagi Kembali pemahamannya dan
pelaksanaan program Posbindu PTM setiap bulannya selalu melaksanakan program
Posbindu PTM, terkait SOP dalam pelaksanaan Posbindu PTM sudah dijalankan
dan pembagian tugas dan tanggungjawab dalam pelaksanaan program Posbindu
PTM sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Kata Kunci : Kader Posbindu, Partisipasi, Keluarga Lansia