Abstract :
Dalam kegiatan belajar seorang individu sebagai pelaku dalam penentu keberhasilan
belajar dalam suatu proses pembelajaran. Hasil belajar akan kurang maksimal apabila
tidak adanya kesadaran, kemauan dan keterlibatan siswa dalam belajar. Sebagai
seorang siswa harus bisa mempertanggung jawabkan apa yang telah dikerjakannya
dan tidak bergantung kepada orang lain dalam mengerjakan tugas, maka setiap siswa
harus memiliki sikap kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk dapat
mengetahui : 1) Hubungan kemandirian belajar dengan hasil belajar bahasa arab
Pondok Pesantren Nashrul Haq Al-Islamy, 2) Kemandirian belajar di Pondok
Pesantren Nashrul Haq Al-Islamy, 3) Hasil belajar bahasa arab Pondok Pesantren
Nashrul Haq Al-Islamy. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini,
Adapun jenis dari penelitian ini yaitu korelasional. Penelitian ini melibatkan sampel
yang berjumlah 49 santri. Data kemudian dikumpulkan menggunakan instrument
penelitian berupa angket. Dari 30 butir pernyataan yangdiuji terlebih dahulu, hanya
20 pernyataan yang bisa dinyatakan valid dengan nilai reliabilitas 0,814. Hasil
penelitian terhadap peserta didik di Pondok Pesantren Nashrul Haq Al-Islamy
menunjukan kemandirian belajar berada pada hasil yang tinggi yaitu 80 sedangkan
Hasil Belajar berada pada kategori sedang yaitu 79. Hubungan dan signifikan antara
kemandirian belajar dengan hasil belajar bahasa arab santri di Pondok Pesantren
Nashrul Haq Al-Islamy ini berada dalam kategori sangat rendah. Hal ini bahwa nilai
korelasi yaitu 0,047 dan nilai signifikasi sebesar 0, 747 yang berarti lebih dari 0,05
(0,747>0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka H1 dalam penelitian ini
ditolak. Dengan demikian tdak adanya hubungan yang signifikan antara kemandirian
belajar dengan hasil belajar bahasa arab di Pondok Pesantren Nashrul Haq Al?Islamy.
Kata Kunci: Kemandirian Belajar, Hasil Belajar, Santri