Abstract :
Industri bata merah di Pataruman Kota Banjar ada sejak tahun 1975 karena
masyarakat yang mampu memanfaatkan sisa bangunan bekas Belanda dan
lokasinya yang dekat dengan Gunung serta Sungai. Hal tersebut tentu tidak
membuat Pataruman langsung menjadi sentra industri bata merah. Penelitian ini
memiliki tujuan untuk mengetahui sejarah dan kondisi industri bata merah di
Pataruman Kota Banjar tahun 2008-2019. Rumusan masalah dalam penelitian ini:
1) Bagaimana profil industri bata merah di Pataruman Kota Banjar Tahun 2008-
2019, 2) Bagaimana kondisi industri bata merah di Pataruman Kota Banjar tahun
2008-2019, 3) Bagaimana dampak industri bata merah di Pataruman Kota Banjar
terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat Pataruman Kota Banjar. Untuk
manjawab pertanyaan penelitian tersebut penulis mempunyai tujuan dari
penelitian sebagai berikut: 1) Mengetahui profil industri bata merah di Pataruman
Kota Banjar tahun 2008-2019, 2) Mengetahui kondisi industri bata merah di
Pataruman Kota Banjar tahun 2008-2019, 3) Mengetahui dampak industri bata
merah di Pataruman Kota Banjar terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat
Pataruman Kota Banjar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
historis, terdiri dari: 1) Heuristik atau pengumpulan sumber, 2) Kritik Sumber, 3)
Interpretasi, 4) Historiografi atau penulisan sejarah. Teknik pengumpulan data
dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi
pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi industri bata merah di
Pataruman mengalami perkembangan dengan persebaran industri bata merah di
Pataruman. Keberadaan industri bata merah ini juga memberikan dampak
terhadap kehidupan ekonomi masyarakat dengan terbukanya lapangan pekerjaan
dan penambahan pendapatan. Industri bata merah juga berdampak pada kehidupan
sosial masyarakat seperti hubungan kekerabatan yang semakin terjalin.
Kata Kunci: Kondisi, Industri, Bata Merah