Abstract :
Program
studi Pendidikan Geografi. Pascasarjana. Universitas Siliwangi. Tasikmalaya.
Rumah tidak layak huni yang masih banyak di Jawa Barat serta angka kemiskinan
yang masih tinggi di perkotaan termasuk Kota Tasikmalaya sebagai kota dengan
presentase angka kemiskinan yang tinggi dan masih banyaknya rumah yang tidak
layak huni yang mempengaruh tatanan wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis implementasi Program Rumah Tidak Layak Huni
(RUTILAHU) di kelurahan Lengkongsari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya
dan menganalisis program Program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU)
dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kelurahan Lengkongsari
Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara,
observasi, literatur dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui
pengumpulan data, reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji
validitas data menggunakan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian ini adalah
implementasi program rutilahu di kelurahan Lengkongsari sudah terimplementasi
dengan baik dengan memperhatikan tiga pilar yang dinilai yakni organisasi yakni
koordinasi antar pihak yang terlibat terjalin dengan baik, interpretasi yakni yang
bertanggungjawab atas terlaksanaya program adalah pemerintah provinsi dengan
teknik lapangan oleh Badan Keswadayaan Masyarakat, dan penerapan yakni
program ini telah diterapkan sesuai dengan ketentuan yang telah ditentukan dari
pemerintah provinsi; dan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat
melalui program rumah tidak layak huni ini tidak memberikan perubahan pada
indikator konsumsi, fasilitas tempat tinggal, kemudahan akses pendidikan dan
pelayanan kesehatan serta lembaga keamanan, sebab hal ini hanya meningkatkan
pada indikator kondisi dan kesehatan rumah.
Kata Kunci: Implementasi, Program RUTILAHU, Kesejahteraan Masyarakat