Abstract :
Teks berita merupakan salah satu teks harus dipahami peserta didik kelas VIII
SMP/MTS. Kompetensi Dasar yang memuat teks adalah KD 3.1 Peserta didik harus
mampu mengidentifikasi unsur-unsur teks berita (membanggakan dan memotivasi)
yang didengar dan dibaca dan KD 3.2 Peserta didik harus mampu menelaah struktur
dan kebahasaan teks berita (mengembangkan dan memotivasi) yang didengar dan
dibaca. Salah satu permasalahan yang dihadapi di sekolah yaitu kurangnya contoh
teks berita dalam bahan ajar. Teks berita yang disajikan merupakan teks berita
terbitan lama, hal tersebut tidak sesuai dengan salah satu ciri teks berita yaitu harus
aktual. Permasalahan lain yang ditemukan adalah tingkat keterbacaan teks berita yang
kurang sesuai dengan perkembangan peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan dapat
tidaknya teks berita pada media digital Detikcom dijadikan sebagai bahan ajar di
kelas VIII SMP/MTS. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode
deskriptif analitis yang merupakan metode penelitian yang bertujuan untuk
mendeskripsikan suatu objek yang ada dan terjadi saat itu dalam rangka menjawab
suatu permasalahan penelitian. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan yaitu
teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan teks berita yang
akan dianalisis. Sumber data penelitian adalah teks berita yang terdapat pada media
digital Detikcom wilayah Jabar (DetikJabar) dengan sub tema pendidikan, ekonomi,
dan budaya edisi terbit Januari 2023. Dengan 72 populasi dan 8 sampel.
Hasil penelitian menunjukan bahwa delapan teks berita yang menjadi sampel
memiliki unsur, struktur, dan kebahasaan teks berita yang sesuai dengan kriteria
bahan ajar teks berita untuk kelas VIII serta memiliki tingkat keterbacaan yang sesuai
dengan catatan kesulitan kata pada teks berita harus diturunkan