Abstract :
Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari alam yaitu dari sisa organisme hidup
yang mengandung unsur unsur hara baik hara makro maupun mikro yang
dibutuhkan tanaman supaya dapat tumbuh dengan subur. Pemberian takaran pupuk
kandang kambing dan NPK dengan jumlah yang sesuai dan tidak berlebihan akan
meningkatkan produktivitas dan meminimalisir penurunan kesuburan tanah.
Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2021 sampai
November 2021 di Desa Rancabango Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten
Garut, Jawa Barat, pada ketinggian 731 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (
RAK ) dengan 7 perlakuan yaitu 1) Kontrol (pupuk kandang kambing 20 t/ha + urea
100 kg/ha + ZA 250 kg/ha + SP-36 250 kg/ha + KCl 250 kg/ha; 2) Pupuk kandang
kambing 20 t/ha + NPK mutiara 300 kg/ha; 3) Pupuk kandang kambing 30 t/ha +
NPK mutiara 300 kg/ha; 4) Pupuk kandang 20 t/ha + NPK mutiara 500 kg/ha; 5)
Pupuk kandang kambing 30 t/ha + NPK mutiara 500 kg/ha; 6) Pupuk kandang
kambing 20 t/ha + NPK mutiara 150 kg/ha + NPK grower 150 kg/ha; 7) Pupuk
kandang kambing 30 t/ha + NPK mutiara 200 kg/ha + NPK grower 200 kg/ha. Data
dianalisis menggunakan sidik ragam rancangan acak kelompok (RAK) dan
dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan dengan taraf kesalahan 5%. Hasil
penelitian menunjukkan kombinasi pupuk kandang kambing dan NPK berpengaruh
terhadap diamater bunga kol, namun tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman,
jumlah daun, diameter batang dan hasil bunga kol.
Kata kunci : Pupuk kandang kambing, NPK, Bunga Kol