Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan konteks minimarket dan
menghasilkan lintasan belajar siswa dalam pembelajaran SPLDV menggunakan konteks
minimarket melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan geogebra.
Metode penelitian yang digunakan terdiri dari tiga tahap: persiapan tes, desain
eksperimen dan analisis retrospektif. Teknik observasi digunakan untuk mengamati dan
mencatat beberapa hal penting yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran, merekam
kegiatan pembelajaran untuk memperoleh informasi tentang kegiatan siswa selama
rancangan percobaan, memberikan soal evaluasi untuk mengetahui pemahaman siswa
dan wawancara untuk menyelidiki masalah lebih dalam. Penelitian ini dilakukan pada
siswa kelas VIII-J SMP Negeri 2 Tasikmalaya pada pilot experiment (Siklus I) dan siswa
kelas VIII-E pada teaching experiment (Siklus II). HLT pertama yang diujikan pada
Siklus I menghasilkan HLT yang direvisi. Selanjutnya HLT yang telah direvisi
digunakan pada siklus kedua. Pembelajaran siklus kedua menghasilkan pembelajaran
desain dalam bentuk lintasan belajar yang dapat membantu siswa dalam pemahaman
materi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan konteks minimarket
berperan sebagai concept forming, applicability, dan berperan dalam melatih
kemampuan khusus. Learning trajectory yang dihasilkan adalah lintasan belajar peserta
didik berdasarkan HLT yang didesain mengacu kepada teori sintaks model pembelajaran
inkuiri terbimbing. Lintasan belajar yang dilalui dimulai dari mengidentifikasi masalah
berkaitan dengan konsep SPLDV menggunakan konteks minimarket, membuat
pemodelan matematika serta membuat hipotesis dengan bantuan aplikasi geogebra,
menggambar ulang grafik yang terbentuk pada aplikasi geogebra, menganalisis
hubungan antara titik perpotongan dan nilai yang dicari dengan bantuan tabel yang
disediakan, serta merumuskan kesimpulan tentang SPLDV dan cara mencari
penyelesaiannya.
Kata kunci: SPLDV, konteks minimarket, learning rajectory, inkuiri terbimbing,
geogebra